Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Rabu, 11 Maret 2015

Gua Leang-Leang Maros : Menelusuri Jejak Cap Tangan dan Lukisan Prasejarah di Pegunungan Karst

GOA LEANG-LEANG


Sudahkah Anda pernah mengunjungi Gua Leang-Leang? Gua prasejarah ini merupakan bagian dari Taman Prasejarah Leang-Leang, yang terletak di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Taman ini menawarkan pemandangan yang memesona, dihiasi tebing-tebing curam yang menjulang kokoh di sekitarnya. Di seberang jembatan, terhampar pula pemandangan hijau perkebunan yang ditanami sesuai musim. Suasana rimbun pepohonan di perkebunan itu menambah kesan asri pada keseluruhan pemandangan.

 

Gua Leang-Leang memberi kesempatan untuk menelusuri jejak peradaban manusia pada masa lampau. Deretan gua di kawasan pegunungan batu kapur ini menarik perhatian, baik bagi wisatawan awam maupun para ilmuwan. Kata "leang" berasal dari bahasa Bugis-Makassar yang berarti gua.

Menurut catatan yang banyak dikutip, gua ini ditemukan pada 1950 oleh dua arkeolog Belanda, H.R. van Heekeren dan C.H.M. Heeren-Palm, yang menemukan lukisan purba di Leang Pettae dan Leang Pettakere, dua gua yang termasuk dalam kawasan Leang-Leang.

Gua Pettae dan Gua Pettakere adalah dua gua yang termasuk dalam deretan Gua Leang-Leang yang termasyhur. Letak keduanya tidak berjauhan. Pintu Gua Pettae dipagari besi setinggi sekitar 150 sentimeter. Gua ini tidak terlalu dalam, sehingga gambar telapak tangan sudah dapat terlihat begitu kita berdiri di depan pintunya. Terdapat lima gambar telapak tangan, meski hanya tiga yang masih utuh, serta lukisan babi rusa dan sebuah mata tombak.
 
Bagi Anda pencinta wisata purbakala, Gua Leang-Leang adalah salah satu destinasi yang layak dipertimbangkan. Selamat berpetualang!

0 komentar:

Posting Komentar