Terus terang, saya cukup terkejut ketika pertama kali datang ke sini, sebab pengunjungnya ternyata sangat ramai, jauh dari perkiraan saya.
Ada satu hal yang perlu Anda persiapkan, yaitu dana untuk berziarah. Pertama, pengunjung dikenai biaya masuk sekitar Rp20.000. Kemudian, Anda akan diarahkan untuk membeli bunga sebagai pelengkap ziarah, harganya sekitar Rp10.000. Selain itu, ada pula biaya parkir dan imbalan bagi juru doa yang bersiaga di dalam kompleks makam. Jika dijumlahkan, pengeluarannya lumayan banyak, sehingga sebaiknya Anda menyiapkan anggaran secukupnya sebelum berangkat.
Awalnya, niat saya hanyalah rasa penasaran untuk melihat makam ini, tidak lebih. Ternyata, prosedur ziarahnya cukup berlapis. Juru doa di sana bercerita bahwa banyak peziarah datang untuk memohon rezeki, jodoh, kemudahan urusan, dan hajat lainnya. Secara pribadi, saya memandangnya dengan perasaan yang campur aduk, tetapi tentu hal ini kembali pada keyakinan masing-masing, dan saya tidak bermaksud menghakimi siapa pun.
Terus terang, saya kurang terkesan dengan pengalaman di tempat ini, terlebih karena biaya yang harus dikeluarkan cukup terasa. Hal ini berbeda dengan makam Sultan Hasanuddin yang, sepengamatan saya, tidak memiliki juru doa maupun penjual bunga. Meski begitu, kunjungan ini tetap menarik.
Bagi Anda yang berencana datang, siapkan dana secukupnya, sebaiknya minimal sekitar Rp70.000 untuk berjaga-jaga. Bagi yang datang dari daerah jauh, jangan lupa menambahkan biaya bahan bakar dan makan di perjalanan.


0 komentar:
Posting Komentar