Selasa, 10 Februari 2015

SULAWESI SELATAN - GOWA

MAKAM SULTAN HASANUDDIN


Destinasi kita selanjutnya adalah sebuah makam. Memang terdengar sedikit menegangkan, tetapi makam ini istimewa. Di sinilah beristirahat salah seorang pahlawan termasyhur dari Kerajaan Gowa, Sulawesi Selatan: Sultan Hasanuddin.


Sultan Hasanuddin adalah Raja Gowa ke-16 yang termasyhur karena keberaniannya melawan penjajah Belanda di Sulawesi Selatan. Belanda menjulukinya "Ayam Jantan dari Timur". Beliau lahir pada 12 Januari 1631 dan memerintah Gowa dari tahun 1653 hingga 1669. Beliau wafat pada 12 Juni 1670 dalam usia 39 tahun, dan dimakamkan di kompleks pemakaman raja-raja Gowa.


Di dalam kompleks makam ini, terdapat pula banyak makam keluarga Sultan Hasanuddin, di antaranya ayah, ibu, dan sejumlah kerabat beliau. Setiap makam dilengkapi riwayat singkat sang tokoh yang tertulis pada nisannya. Belajar sejarah di tempat seperti ini terasa jauh lebih hidup. Karena itu, bila ada studi tur, tempat ini layak dimasukkan ke dalam daftar kunjungan, supaya kita dapat memahami perjuangan para pahlawan menghadapi penjajah Belanda di masa lalu.

Menuju Lokasi

Makam ini berada di Kompleks Pemakaman Jalan Palantika, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Anda dapat melewati Jalan Syekh Yusuf di perempatan lampu merah batas Gowa-Makassar. Dari arah Makassar, belokkan kendaraan ke kiri. Dari arah Takalar, belok ke kanan. Anda akan lebih dulu menjumpai makam Syekh Yusuf, kemudian makam Sultan Hasanuddin. Sebaiknya bertanya kepada warga setempat, sebab kompleks makam para pahlawan di kawasan ini letaknya saling berdekatan, meski terpisah satu sama lain.

0 komentar:

Posting Komentar