Menempuh perjalanan sejauh ini sebelumnya tak pernah terpikirkan. Namun, Luwu Utara adalah kabupaten yang sangat ingin saya kunjungi. Berbekal nekat dan uang Rp600.000, saya berangkat seorang diri. Entah mengapa, keinginan menjejakkan kaki di Bumi Batara Guru ini begitu kuat, dan bagi saya itu tantangan tersendiri.
Pagi itu saya bersiap berangkat ke Masamba tepat pukul enam. Saking penasarannya, saya akhirnya memilih mengendarai motor sendirian.
Saya harus mengulang rute yang sama seperti ketika ke Palopo: Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Sidrap, Enrekang, Toraja, lalu Palopo. Melelahkan, tetapi apa yang sudah diniatkan, insyaallah, akan tercapai.
Alhamdulillah, saya tiba di Kota Masamba pukul empat sore. Saya segera mencari penginapan dan beruntung langsung menemukan yang terjangkau, Penginapan Sarinah, dengan tarif Rp50.000 per malam, jauh lebih murah daripada di Selayar.
Tibalah saatnya berpetualang di kabupaten ini. Tujuan pertama: Air Terjun Sarambu Alla di Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara.
Inilah Air Terjun Sarambu Alla, dan pemandangannya sungguh menakjubkan.
Air terjun ini ternyata jauh dari jalan poros. Saya beberapa kali bertanya kepada warga, meski awalnya masih ragu apakah jalan yang saya ambil sudah benar. Mula-mula jalannya sangat mulus, lalu menjelang ujung berubah berbatu, dan akhirnya menjadi jalan tanah yang buntu. Mau tak mau saya melanjutkan dengan berjalan kaki, tanpa tahu persis di mana letak air terjunnya.
Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya saya menemukannya. Alhamdulillah, ada kepuasan tersendiri ketika berdiri di hadapan air terjun ini.


0 komentar:
Posting Komentar