Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Kamis, 14 Mei 2015

Desa Wisata Jammeng Selayar : Menikmati Kehidupan Desa yang Asri di Ujung Selatan Sulawesi

DESA WISATA JAMMENG


Kali ini saya kembali berbagi kisah petualangan menuju kabupaten berikutnya, tempat yang sudah lama ingin saya kunjungi: Kabupaten Kepulauan Selayar.

Saya bertekad pergi ke Selayar seorang diri. Rencana itu saya sampaikan kepada Kak Nova, pegawai di Bagian Biokimia FK Unhas yang berasal dari Selayar. Ia segera menghubungi keluarganya di sana agar saya tidak perlu menginap di tempat lain. Meski begitu, penjelajahannya tetap akan saya jalani sendirian.

Saya berangkat dengan bus ber-AC yang sangat nyaman, tepat pukul 09.00 WITA. Sepanjang jalan terhampar pemandangan yang sudah akrab bagi saya, sebab daerah-daerah yang dilalui, yakni Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba, telah saya kunjungi sebelumnya. Sampailah kami di pelabuhan penyeberangan feri Bulukumba–Selayar, pengalaman pertama bagi saya.

Penyeberangan berlangsung hampir dua setengah jam, dan selama itu saya tetap duduk di dalam bus. Belakangan, dalam perjalanan pulang, barulah saya tahu bahwa penumpang sebenarnya dilarang berada di dalam bus selama feri berlayar. Di tengah penyeberangan, untuk pertama kalinya saya melihat lumba-lumba berkejaran di laut. Indah sekali. Tak lama kemudian kami merapat, dan bus mengantar kami ke Kota Benteng, ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar.

Setibanya di sana, saya akhirnya menginap di Selayar Beach Hotel, sebab keluarga Kak Nova ternyata sedang sibuk mengurus pilkada dan saya tidak enak hati merepotkan mereka. Keesokan harinya, saya memulai perjalanan ke Desa Wisata Jammeng.

Desa Wisata Jammeng terletak di Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jaraknya ternyata sangat jauh; kira-kira dua jam barulah saya tiba. Jalan menuju ke sana pun menantang: sempit, dengan tanjakan dan turunan yang tajam.


Setibanya di sana, saya disambut keramahan penduduknya. Saya pun menuju air terjun yang kabarnya indah, tetapi tidak sampai ke sumbernya karena jaraknya masih sangat jauh, sementara waktu salat Jumat sudah dekat.


Dalam perjalanan pulang, saya juga sempat menyaksikan pemandangan yang sungguh menakjubkan, seperti tampak pada foto berikut.


Berpetualang di Kabupaten Kepulauan Selayar sungguh mengasyikkan. Bagi Anda yang merasa tertantang, mari berangkat.

0 komentar:

Posting Komentar