
Pantai Olele yang berpasir putih letaknya cukup dekat dengan permukiman warga. Namun, kedekatan ini tidak membuat perairannya tercemar. Air di sini masih memiliki jarak pandang yang bagus, dan terumbu karangnya tetap padat serta terjaga dengan baik. Ini menjadi bukti bahwa warga sekitar peduli dan menyadari betapa besar potensi kekayaan alam yang mereka miliki.
Karang berwarna-warni dengan beragam bentuk akan menyambut siapa pun yang mencebur ke perairan Taman Laut Olele. Pada kedalaman dua meter saja, hamparan koral sudah terlihat jelas. Tempat ini sangat cocok untuk snorkeling, apalagi perairannya cukup tenang karena berada di dalam sebuah teluk, yaitu Teluk Tomini.

Jika merasa belum puas dengan snorkeling, menyelam adalah pilihan tepat saat Anda berkunjung ke taman laut ini. Terdapat beberapa titik penyelaman dengan karakteristik berbeda-beda, di antaranya Jinn Cave, Traffic Circle, Honeycomb, dan Muck Dive. Dari semuanya, Jinn Cave menjadi favorit para penyelam.
Satu hal yang perlu Anda ketahui, di taman laut ini hidup spons laut endemik Teluk Tomini yang tidak ditemukan di perairan lain mana pun. Keberadaannya banyak dicari para penyelam dari mancanegara. Keunikannya terletak pada bentuknya yang beraneka ragam, menyerupai lukisan karya pelukis surealis asal Spanyol, Salvador Dali, mulai dari bentuk saksofon, bunga, hingga hiu. Karena itulah spons ini dijuluki "Salvador Dali".


0 komentar:
Posting Komentar