Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sabtu, 20 Juni 2015

Danau Matano Luwu Timur : Menikmati Air Jernih Danau Purba di Tanah Sorowako

DANAU MATANO


Selanjutnya, saya akan menceritakan perjalanan menuju Sorowako. Jarak dari Kota Malili ke sana ternyata masih sangat jauh, sekitar 60 km lagi. Tak mengapa, semangat berkelana saya masih menyala.

Di Sorowako saya berencana menginap di rumah dinas senior saya, Kak Ibon, yang bekerja di RS Vale. Terima kasih, Kak, atas tumpangannya.


Indonesia pun memiliki danau yang patut dibanggakan. Salah satunya adalah Danau Matano di Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan kedalaman 590 meter, danau ini tercatat sebagai yang terdalam di Indonesia dan menempati peringkat ke-10 danau terdalam di dunia.


Keunikan lainnya, permukaan danau ini berada pada ketinggian 382 meter di atas permukaan laut. Artinya, dasar Danau Matano terletak lebih rendah daripada permukaan laut, sebuah keadaan yang disebut cryptodepression. Cekungan yang berada di bawah permukaan laut juga dapat dijumpai di Laut Mati di Lembah Yordan dan di Death Valley, Amerika Serikat. Danau Matano sendiri merupakan salah satu danau utama dalam sistem Danau Malili.

Danau Matano menjadi rumah bagi banyak spesies endemik, baik ikan maupun hewan lain, misalnya udang Caridina, kepiting dari suku Parathelphusidae, dan siput Tylomelania. Keragaman ikan endemiknya kerap dibandingkan dengan kelompok ikan di danau-danau Lembah Retakan Afrika, dan ikan-ikan Matano itu diperkirakan berasal dari satu spesies nenek moyang yang sama.

Danau ini terletak di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dikelilingi Pegunungan Verbeek yang berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Menarik, bukan? Titik yang saya kunjungi tepatnya adalah Pantai Ide. Mari berpetualang di danau yang unik ini.

0 komentar:

Posting Komentar